No title aja dehhh :(

November 2nd, 2008 by d3vy-sari

Rintangan yang harus kuhadapi

Perbedaan tiada bertepi

Mengapa tak pernah kita coba selaras rasa dalam jiwa…

Ini diriku dan begitulah dirimu…tak pernah sempurna…

Kita cuma manusia…

Seharusnya yang terjadi slalu dapat disadari

Dua beda kan saling menyatu bukan tuk diri sendiri

Bila sampai hari ini masih ada cinta yang membuat kita satu itu semua hanya mukjizat dan anugerah yang luar biasa

BLBI II atau Murni BailOUT

October 22nd, 2008 by d3vy-sari

BLBI II Atau Murni BailOUT???

Bank Indover, anak perusahaan Bank Indonesia yang berada di Belanda dibekukan mulai 7 Oktober 2008 setelah menglami kesulitan likuiditas akibat penurunan secara drastis money market line sebagai dampak dari gejolak pasar keuangan global yang terjadi dewasa ini yang melanda kawasan Eropa.

Kesulitan likuiditas yang dialami Indover Bank diperkirakan tidak akan dapat diselesaikan dalam jangka pendek. Hal itu mengingat tingginya ketidakpastian berlangsungnya keketatan likuiditas di pasar uang global sehingga meningkatkan counterparty risk di pasar uang antar bank secara global.

Kondisi seperti ini membuat Bank Indonesia mengajukan penambahan atau penyertaan dana sebesar 546 juta euro atau setara dengan Rp 7 triliun untuk dipergunakan membeli kembali semua kewajiban-kewajiban pihak ketiga Indover Bank di luar BI.

Langkah ini merupakan langkah paling kredibel dari sudut pandang pasar, sehingga dapat memperbaiki persepsi sovereign default yang telah dikenakan kepada Indonesia dan memungkinkan untuk terpenuhinya seluruh kewajiban Bank Indover yang berarti proses kebangkrutan dapat dihindari.

Hasil yang diharapkan dari dana tambahan tersebut adalah:
1.Terhindarnya perekonomian nasional dari risiko sistemik serta contagion effect (efek menular) terhadap sistem perbankan nasional dan pada gilirannya mampu memulihkan kembali kegiatan sektor riil.
2.Pulihnya kepercayaan pasar internasional terhadap sistem keuangan dan pasar domestik sehingga menurunkan premi credit default swaps (CDS), membaiknya sovereign rating Indonesia, menghindari terjadinya flight to quality atau pelarian dana asing dan domestik dan pulihnya kembali line untuk pembiayaan internasional.
3.Terhindarnya pemerintah RI dan BI dari risiko reputasi di pasar global.

Ketiga hasil yang dharapkan tersebut memang rasional, mengingat saat ini beberapa bank di Indonesia sesuai Road Map API 2020 masuk menjadi Bank Internasional. Dalam hal ini reputasi dan likuiditas perbankan Indonesia harus dijaga.

Semoga langkah drastis BI ini tidak menjadi bailout ala Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Sehingga akan mengakibatkan negara kita mengalami BLBI yang ke II. Sedang masalah BLBI ke I sampai dengan saat ini masih belum terselesaikan. Karena bank indover juga dipakai oleh tiga bank terbesar di Indonesia untuk dana pinjaman antar bank, ditakutkan bail out ini hanya sekedar untuk menyelamatkan kepentingan ketiga bank terbesar tersebut.

Buy Back Saham BUMN

October 14th, 2008 by d3vy-sari

Buy Back Saham BUMN
Presiden menginstruksikan BUMN membeli kembali (Buy Back) saham sebanyak-banyaknya untuk menyelamatkan pasar. Apakah ini langkah efisien bagi negara kita??? Apakah langkah ini bisa mengembalikan kepercayaan para pelaku pasar???

Instruksi itu menunjukkan betapa seriusnya pasar modal kita telah ditinggal para pelaku pasar. Tetapi dengan membeli kembali saham sebanyak-banyaknya akan membuat perusahaan go private, apalagi dalam sejarah belum pernah ada pemerintah yang menang melawan pasar.

Enam langkah yang dilakukan pemerintah untuk penyelamatan bursa:
1.Penghapusan aturan mark to market untuk surat utang yang dimiliki perbankan.
2.Pelonggaran aturan terkait buy back oleh seluruh emiten di bursa.
3.Penambahan likuiditas melalui pencairan anggaran dari kementrian dan lembaga.
4.Pembelian saham BUMN yang terkoreksi tajam meski memiliki fundamental yang baik melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP)Depkeu.
5.Penegakan hukum oleh Bapepam dan Self Regulatory Organization terhadap para pelaku pasar yang telah melanggar aturan-aturan.
6.Bapepam memperkenankan dana pensiun mengklasifikasi obligasi dan surat berharga pemerintah ke dalam kelompok yang dimliki hingga jatuh tempo tahun buku 2008.

Enam langkah tesebut diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif tidak hanya di pasar bursa saham, tapi juga di sistem perbankan dan sektor keuangan.

Dari 11 BUMN di bursa setidaknya ada 6 BUMN yang memiliki kemampuan, yakni PT Telkom, PT Aneka Tambang, PT Bukit Asam, PT Semen Gresik, PT Perusahaan Gas Negara, dan PT Jasa Marga. PT Telkom telah memiliki izin untuk melakukan buy back dan dia paling siap melakukannya senilai Rp3 trilliun.

Namun efektivitas buy back diragukan sejumlah kalangan, termasuk saya sebgai penulis dan pemerhati berita2 ekonomi. Pasalnya, jumlah likuiditas yang teredia relatif kecil jika dibandingkan dengan dana yang hilir mudik di pasar modal.

Kita lihat fakta yang ada di lapangan dalam kondisi normal transaksi bisa mencapai Rp3 trilliun perhari, apalagi dalam situasi gonjang ganjing seperti sekarang ini? Transaksi bisa mencapai dua kali lipatnya atau bahkan bisa 3 kali lipatnya. Bisa kita bayangkan, dana pemerintah akan langung ludes begitu saja.

Fenomena ini sepertinya hanya sebagai pemadam kebakaran sesaat, untuk jangka pendek langkah ini mungkin bagus agar para investor tidak terlalu panic, tetapi bagaimana dengan jangka panjang????

Kembali bersandar kepada kekuatan strategis BUMN mestinya menjadi langkah yang kongkret jangka panjang. Sangat penting bagi kita memiliki BUMN yang sehat dan kuat dan saham mayoritas milk pemerintah sehingga dapat diandalkan sebagai penyangga darurat yang kuat.

Jangan sampai kejadian INDOSAT terulang kembali, saat itu kita bangga dengan Indosat yang go public di bursa New York, tetapi kemudian di privatisasi oleh Singapura. Seharusnya kejadiian tersebut tidak terjadi jika dicapai keseimbangan antara kekuatan kapitalisme dan etatisme.

Semoga langkah pemerintah kali ini tidak salah dan keadaan ekonomi negara kita tidak semakin memburuk mengingat cadangan devisa Negara terus menerus tergerus.

Krisis Keuangan Global Yang Dahsyat

October 12th, 2008 by d3vy-sari

Krisis Keuangan Gloabal Yang Dahsyat
Krisis keuangan yang dialami AS saat ini ibarat gunung berapi yang meletus dikarenakan sudah tidak mampu menahan lagi lahar panas yang menumpuk dipuncaknya. Lahar panas keuangan dunia dimotori sektor perumahan AS (Subprime Mortgage) tahun 2001.

Perumahan laku keras karena ditopang pinjaman dengan suku bunga yang sangat rendah. Suku bunga di patok bank sentral AS, bahkan mencapai 1%. Pembeli rumah pada awal tahun 2000-an untung. Setelah dibeli tidak lama kemudian harga melambung tinggi. Juli 2006 puncak harga rumah menjadi 230.200 dollar AS (sekitar Rp 2,070 Miliar), sedang pada awal 2000-an harga rumah hanya 125.000 dollar AS.

Keuntungan 50% dalam 5th untuk negara2 yang inflasi berada dibawah 3% merupakan suatu yg besar dan dahsyat. Bandingkanlan dengan tingkat keuntungan jika menyimpan uang di bank???? Tidak akan bisa lebh dari 3% setahunnya. Hal inilah yang membuat warga AS berbondong2 membeli rumah tidak hanya untuk sarana tempat tinggal tapi untuk sarana investasi.

Warga yang membeli rumah ditawari bank dengan agunan rumah yang masih dicicil. Lebih buruknya lagi pada awal 2000-an terjadi fenomena, dengan membeli rumah bisa kaya mendadak. Warga yg membeli pada awal2 bisa menjual dengan harga tinggi, sehingga selain untung yg didapat tetapi pinjaman di bank jugabisa lunas.

Fenomena tersebut mendorong bank-bank di Eropa ikut member pinjaman, lembaga perbankan berlomba-lomba memberikan pinjamannya. Sehingga terjadilah penumpukan pinjaman bank senilai 1 trilliun dollar AS di perumahan AS. Inilah lahar panas yang memuncak.

Kemudian tahun 2006 harga rumah-rumah tidak bisa naik lagi, sehingga pembeli di akhir2 harus dihadapkan pada cicilan rumah dan pinjaman bank. Ditambah lagi penurunan di sector eknomi sehingga Terjadilah penumpukan gagal bayar disektor perumahan AS dan meledak di September 2008 ini.

Lebih buruknya lagi… krisis ini juga berdampak pada seluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Banyak negara2 lain sektor perekonomiannya terpuruk karena krisis AS ini. karena negara2 ini sangat bergantung pada pergerakan harga dollar AS.

PERUBAHAN

August 19th, 2008 by d3vy-sari

Perubahan…



Kayaknya udah lama niy aku ga nulis… kapan ya terakhir???

Judulnya sih perubahan. tapi sebenernya yang ada di kepala ada banyak banget yang ingin ditulis… kompleks lah…

Orang
terdekatku bilang…perubahan itu adalah proses hidup…apalagi jika
perubahan itu terjadi pada orang yang terdekat…Jujur aja sih…itu
sulit buatku untuk menerimanya.

Apalagi jika perubahan itu
terjadi ketika aku dalam kondisi sangat membutuhkannya…sakit
sekali…dia orang yang paling aku percaya, aku kagumi, aku jadikan
teladan berubah drastis hanya dalam waktu **** bulan ini…

MENYAKITKAN sekali
sihh… tapi aku dituntut harus siap menghadapi semua itu, seperti
ketika aku tiba-tiba kehilangan kedua orang tua. Suatu kondisi yang
sangat tidak aku inginkan, kondisi yang tiba-tiba sangat merubah
hidupku…

Begitu juga dengan perubahan ini, aku kehilangan
orang terdekatku karena perubahan itu… Memang di dunia ini tidak ada
yang tulus, setia, memegang komitmen dan janji…

Yang ada di
dalam otakku sekarang adalah I DON’T CARE Anymore… orang bilang aku
sekarang menjadi orang yang sangat sadis dan tidak bisa percaya dengan
orang lain…mau gimana lagi???? orang-orang disekitarku lah yang
membentuk ku menjadi orang yang berhati keras, tidak percaya dengan
orang lain. Ketika aku ingin meraih impian, orang terdekatku menjauh…

Heheheehehe… yah hidup memang sulit, hidup memang keras seperti kerasnya batu…

Sekarang
hanya kupasrahkan kepada Allah semata kemana Dia akan membimbingku di
jalan Nya… aku akan berusaha terima dengan ikhlas dan sabar semua
perubahan ini…Semoga semuanya indah pada waktunya dan semoga
orang-orang yang melakukan ini semua kepadaku tetap di beri maaf dan
kasih sayang oleh Nya sehingga bisa segera menyadari semua kesalahan
mereka. Aminnnnn

Selesei juga

May 18th, 2008 by d3vy-sari

Habis Pendadaran Tesis…

Akhirnya legaaaa banget habis ujian tesis kemarin pagi… alhamdulillah hasilnya memuaskan…

Trima Kasih teman2 semua yang kemarin setia nemenin diluar ruangan… support kalian tidak akan pernah devy lupakan seumur hidup…

Makasih banyak buat kalian semua yang selama ini bantu devy

Thesis

May 6th, 2008 by d3vy-sari

Tesis???? Pendadaran????

Huhuhuhuhu… akhirnya slese juga… rencana sih tgl 17 Mei mo pendadaran… semoga semuanya lancar… trima kasih buat teman2 yg selalu mensupport aku….

wish me luck ya friend ;)

MLM??? Multi Level Marketing

April 9th, 2008 by d3vy-sari

MLM???

Multi Level Marketing… baru2 ini devy ada pengalaman lucu sekaligus gemesin juga sihhh…

Ada seseorang yg devy kenal lewat fs ini… kita sering ngobrol tentang hidup, perjuangan, rencana masa depan, masalah2 jg…bahkan tentang pekerjaan… Dia bilang sih dia salut dengan perjuangan devy selama ini dan ingin bantu devy… bisa dibilang dia termasuk orang yg sukses… waktu itu devy belum tau real kerja dia… dia cm bilang dia punya usaha retail dan bermaksud akan buka cabang di jogja…

suatu ketika kami bertemu di jogja… banyak cerita, banyak sharing tentang banyak hal. Hingga suatu ketika dia nawarin usaha MLM ini… MLM sebuah suplemen… devy jg agak sedikit kaget sih… karena semula dia nawarin kerjaan usaha retail, kok malah nyangkutnya ke MLM…

devy jelasin ke dia, dv udah pernah nyoba usaha MLM ini waktu S1…bahkan mpe didaftarain ama org yg ngajakin dv dulu… tp hasilnya jg nol besar. Dv bilang ke dia, dv ga da bakat di MLM dan dv tu ga suka ber MLM… karena bukan tipe org yg bisa mempengaruhi org lain. Tp dia tetep aja brusaha ngeyakinin dv, bahwa bersama dia devy akan berhasil… waduhhhh susah jg yah ngadepin org yg udah sukses di MLM…

Ini riset devy tentang org yg berhasil dan sukses dengan MLM:
1.Over confident
2.Cenderung meremehkan pekerjaan konvensional
3.Kata2 motivasi, merubah masa depan selalu muncul
(ini devy kutip dr sampel analisis)

Devy sih tidak menyalahkan dan meremehkan org2 yg ber-MLM ria… tp cm yg devy sayangkan itu… kenal baik2 tapi ketika kita tidak ikut andil dalam MLM nya dia eh tau2 dia menghilang seperti org yg ga pernah kenal.

Kesuksesan orang tergantung dari orang tersebut mengukur sampai mana tingkat kesuksesan dia, ada yg mengukur dikatakn sukses jika dia mampu beli mercy, rmh mewah, tp ada juga yg mengukur kesuksesan dg sangat simpel, jika dia mampu mencukupi kebutuhan keluarganya dia sudah merasa sukses.

Jadi apapun pekerjaan itu, seseorang bisa mencapai kesuksesan sesuai dengan ukuran masing2.

Untuk orang2 yang sudah sukses dengan jalan MLM, jangan lah suka mengejudge seseorang hanya ketika orang yg dia tawari tidak ingin mengikuti jejak dia. Tiap orang memiliki tingkat kesuksesannya masing2.

Tulisan ini devy post bukan bermaksud untuk menjelekkan MLM, tp hanya sekedar sharing dan mengutarakan sedikit uneg2 tentang pemikiran MLM.

Dv tidak suka dibilang tidak mau berusaha merubah masa depan hanya dengan kerja konvensional, "Tuhan enggan merubah nasib seseorang jika orang tersebut tidak mau usaha" devy agak sedikit tersinggung dengan kalimat tersebut. Usaha devy untuk mati2an nylesein kuliah S2 tanpa ada bimbingan org tua dan saudara, tanpa biaya dr org tua adalah wujud dr keseriusan dv untuk merubah keadaan dv yg sekarang. Ini jalan yg devy sukai, mungkin saat ini usaha dv belom ada hasil dan buktinya.

DV TIDAK mengambil jalan MLM TIDAK BERARTI dv TIDAK MAU merubah keadaan. Dv hanya mengambil jalan yg devy sukai dan dv senangi, sesuai minat, niat dan bakat.

DV hanya bisa mendoakan org2 yg meremehkan devy bisa dibukakan pintu hatinya, dan dibukakan matanya bahwa semua pekerjaan bisa menuju kesuksesan tergantung dari kompetensi dan eksistensi org tersebut terhadap pekerjaannya.

Laptop is a Lifestyle???

April 3rd, 2008 by d3vy-sari

Notebook is a Lifestyle?

Notebook? Laptop? sama aja sih sebenernya…cuma beda istilah aja…

Posting
kali ini aku tulis ketika sedang ber-hot spot ria disebuah Mall di
jogja… tepatnya di lantai foodcourt Galeria Mall… Fenomena sebuah
Laptop menjadi trend tersendiri di kota pelajar dan kota gudeg ini.

Hampir
seluruh atas meja ada sebuah laptop dan pastinya harus memiliki
fasilitas WIFI… Sepertinya, memiliki sebuah laptop sudah menjadi
keharusan dan gaya hidup masyarakat Jogja sakarang. Tetapi aku
perhatikan satu persatu pengguna laptop menggunakannya hanya untuk
bersurfing membuka situs friendster dan yahoo messenger.

Aku
perhatikan laptop-laptop yang mereka gunakan merupakan Notebook merk
terkenal dan mahal… Berkisar antara 10jt. Aku bertanya dalam hati…
Apakah mereka semua termasuk pekerja yang sukses sehingga membutuhkan
fasilitas laptop semahal itu???? aku dengarkan pembicaraan mereka satu
persatu… Tidak disangka, hampir 80% dari mereka hanyalah seorang
mahasiswa/i S1 bahkan pelajar SMU. WOWWWWW…. Ternyata trend memiliki
laptop sungguh2 telah meracuni masyarakat jogja.

Sebenarnya jika
melihat kebutuhan mereka yang hanya untuk browsing friendster dan
ber-YMan ria ga perlulah harus mebeli laptop yang segitu mahalnya…

Cukup
dengan laptop seharga 4jt saja sudah memenuhi kebutuhan mereka. Bahkan
seringkali ditemui pasangan remaja yang berpacaran di sinipun juga
membawa laptop. Laptop benar2 telah menjadi LIFESTYLE di kota gudeg ini.

Ada
pengalaman lucu sebuah teman… Dia sampai merengek2 ke ortu nya hanya
untuk minta ganti laptop nya dengan laptop yang ada fasilitas
webcamnya, karena sehari sebelumnya dia melihat temannya berSkype
dengan temannya yg ada di luar negeri. alasan dia karena ingin juga
merasakan berSkype ria… uang 5jt dia keluarkan untuk ganti Laptop
hanya karena ingin Visual Chatting. OH NO…

Padahal menurutku
dia hanya perlu membeli webcam external yang seharga 250rb saja.
Fasilitas webcam pada Laptop menurutku bisa digunakan semaksimal
mungkin jika pemilik laptop tersebut memang membutuhkan nya untuk
keperluan pekerjaan nya yang mobilitasnya tinggi, bukan hanya untuk
sekedar bermain-main seperti itu.

Ini terbukti pada teman ku
yang lain…dia bekerja untuk sebuah perusahaan asing yang notabene big
bosnya ada di amrik sono. Sebelumnya laptop dia tidak berwebcam dan
sering trouble dengan virus, aku saranin dia mengganti laptopnya yang
lebih protect dari virus, dan pikiran kami ketika mencari laptop itu
tidak concern pada webcam, bagi kami webcam yang ada pada laptop
tersebut hanya merupakan fasilitas kecil dan bukan tujuan utama.
Ternyata tidak disangka, dengan webcam tersebut kelancaran kerja dia
justru meningkat… tidak sia2 dia mengganti laptopnya. Karena memang
sesuai dengan kebutuhannya.

Dari dua fenomena tersebut bisa kita lihat mana laptop yang sebagai Supporting Tools dan mana Laptop yang sebagai Lifestyle…?????

MOTIVASI

March 31st, 2008 by d3vy-sari

MOTIVASI

apa itu motivasi??? sesuatu yang membuat seseorang menjadi semangat kalik ya… kata ini juga dibahas dalam seminar yang devy ikuti kemaren tanggal 29 Maret 2008. Mengangkat tema tentang "How to be global manager". yang membuat aku tertarik untuk menulis tentang motivasi karena ada seorang mahasiswi yang bertanya "apakah seorang wanita bisa menjadi global manager?"

dijawab oleh ketiga pembicara Pak Ancok, erik Meijer dan pak Yos dari Sampoerna menjawab…pasti bisa tergantung motivasinya…

wah seperti nya motivasi menjadi variabel independen yang mempengaruhi variabel dependen ya? (sok bahasa thesis banget ya) hehehehe

sering juga devy ditanya beberapa teman baik yg udh kenal lama ataupun yang baru saja dikenal… apa sih motivasi devy mpe bisa ngejalani semuanya ini? kalau kita pasti ga sanggup… pasti itu kalimat yang selalu dipertanyakan ke devy…

MOTIVASI devy cuma satu sih sebenernya… cuma ingin melanjutkan perjuangan kedua alm ortu devy… udh cuma itu aja. tp kata teman2 justru satu motivasi itu yang kekuatannya tidak ada yg bisa menandingi…

saat ini bisa dikatakan hidup devy sangat tergantung dari motivasi tersebut… hahahahaha ;)